This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 21 Oktober 2020

Detik-detik Tanda Kematian, Malaikat Maut Mencabut Nyawa, Rasakan Sejuk di Pusar dan Turun ke Pinggang


 Orang-orang tertentu akan diberi ilham dan diperlihatkan oleh Allah SWT mengenai ciri-ciri Ajal nya akan tiba dan Malaikat Maut akan mencabut Nyawa nya.


Ketika Ajal sudah tiba, tidak seorangpun yang mampu menghindar darinya.

Lari ke lubang semut hingga masuk lemari besi pun Malaikat Maut akan bisa mencabut Nyawa.



Untuk itu, bertaubatlah sebelum Ajal tiba, ketahuilah isyarat kematian dari Allah SWT sejak 40 hari jelang Ajal tiba, bersiaplah dengan amal ibadah serta amal kebaikan menjelang Malaikat Maut datang mencabut Nyawa.


Malaikat pencabut Nyawa dalam Islam adalah Malaikat Izrail


Nama Malaikat Izrail tidak pernah disebut dalam Alquran.


Walau begitu Malaikat Izrail selalu disebut dengan Malak al Mawt atau Malaikat Maut

Mengenal Malaikat Maut


Malaikat Izrail diciptakan oleh Allah SWT dalam keadaan yang serupa dengan malaikat Mikail baik wajahnya, ukurannya, kekuatannya, lisannya dan sayapnya.


Semuanya tidak kurang dan tidak lebih.


Dikatakan dia berwajah empat, satu wajah di muka, satu wajah di kepala, satu dipunggung dan satu lagi di telapak kakinya.


Dia mengambil nyawa para nabi dari wajah kepalanya, nyawa orang mukmin dengan wajah mukanya, nyawa orang kafir dengan wajah punggung dan nyawa seluruh jin dengan wajah tapak kakinya.


Dari kepala hingga kedua telapak kakinya berbulu Za'faran dan di setiap bulu ada satu juta muka di setiap satu juta muka mempunyai satu juta mata dan satu juta mulut dan tangan.


Ia memiliki 4.000 sayap dan 70.000 kaki, salah satu kakinya di langit ketujuh dan satu lagi di jembatan yang memisahkan Surga dan Neraka.


Setiap mulut ada satu juta lidah, setiap lidah boleh berbicara satu juta bahasa.

Diibaratkan, jika seluruh air di lautan dan sungai di dunia disiramkan di atas kepalanya, maka tidak setitik air pun akan jatuh melimpah, bayangkan betapa besar sosoknya.


Disebutkan pula, setelah seluruh makhluk hidup sudah dicabut nyawanya pada hari kiamat kelak dan makhluk yang tersisa tinggal malaikat Izrail.


Lalu Allah SWT menyuruhnya untuk mencabut nyawanya sendiri, demi melihat dahsyatnya sakarataul maut yang sedang terjadi terhadap dirinya.


Dia mengatakan "Ya Allah seandainya saya tahu ternyata pedih sekali sakaratul maut ini, tidak akan tega saya mencabut nyawa seorang mukmin".


Subhanallah emang luar biasa ya meskipun dia menjadi sosok pencabut nyawa, tapi dia begitu lembut hatinya. Ada kehidupan pasti ada Ajal dan satu hal ini pasti akan dialami semua manusia yang hidup.


Manusia mengalami roda kehidupan lahir, tua dan meninggal.


Ajal seseorang merupakan rahasia Illahi dan ketika saat itu tiba tidak ada satu manusia pun yang mampu menolaknya.


Kelahiran manusia akan membawa sukacita, sedangkan Ajal akan membawa kesedihan dan duka


Meskipun roda kehidupan tersebut diketahui dan disadari manusia, namun Ajal tetap meninggalkan kesedihan bagi yang tinggalkan.

Dilansir dari laman cahayamuslim.com berikut 15 isyarat kematian dari Allah SWT jelang Ajal tiba :


Isyarat kematian dari Allah SWT ketika Ajal seseorang tersebut terlihat dalam kurun waktu enam bulan sebelum Malaikat Izrail menjemput.


Berikut 15 Isyarat Kematian dari Allah SWT jelang Ajal Tiba dan Malaikat Maut akan Menjemput Nyawa :


1. Udara napas yang dihembuskan terasa dingin di telapak tangan.


Umumnya hembusan napas yang normal seseorang akan terasa panas/hangat ketika dihembuskan di telapak tangan.


Namun, hembusan napas ini justru sebaliknya terasa dingin/sejuk.


2. Dalam manik mata orang lain tidak bisa melihat bayangan kita sendiri.

Umumnya bayangan siapa saja bisa dilihat, tapi orang yang menjelang Ajal tidak akan bisa melihatnya.


3. Pelemahan pada empat anggota tubuh, empat anggota tubuh terasa nyeri tak tertahankan.


4. Warna tinja menjadi putih.


5. Gigi menjadi esktrim kering dan hitam.


6. Telinga menjadi lisut dan kusam.


7. Hidung menjadi miring.


8. Bisa melihat bintang pada siang hari, sedangkan orang lain tidak bisa melihatnya.


9. Mata tidak terasa silau ketika menatap matahari.

Tentu saja Matahari di siang hari, bukan matahari yang baru terbit dari ufuk timur, mata orang lain merasa silau.


Namun, ia bisa menatap matahari siang itu dengan tenang dan tidak menyilaukan matanya.


10. Air kencing menjadi asam.


Tercium aroma asam dari urinnya yang tajam menusuk.


11. Tidak bisa melihat bayangan sendiri.


Tidak peduli apakah di bawah pancaran sinar matahari, atau di bawah sinar bulan, tapi ia tidak bisa melihat bayangannya sendiri, tidak ada lagi bayangannya.


12.Garis-garis atau kerut di dahinya membengkak.

13. Muncul bintul-bintul merah di daerah di bawah pusar.


14. Pada titik Yongquan (terletak di 1/3 tengah kaki dari ujung atas) dan titik Yintang (terletak di batang hidung, pertengahan jarak ujung alis mata), terasa nyeri/sakit seperti ditusuk jarum.


Jika ada gejala seperti yang disebutkan pada nomor 13 dan 14, ini akan cukup fatal.


15. Emosional yang kerap berubah-ubah tidak menentu.


Fluktuasi (emosional) yang tidak biasa dan tanpa sebab yang jelas, tidak dapat mengendalikan diri.


Munculnya tanda-tanda ini, dimana salah satu diantaranya itu menyiratkan kemungkinan besar akan pergi selamanya dalam enam bulan ke depan terutama nomor 13 dan 14, jika ada tanda-tanda seperti ini, maka usia hidup hanya akan berlangsung sekitar tiga hari di muka Bumi.


Tanda 40 Hari Sebelum Ajal Menjemput


Inilah beberapa tanda, lebih spesifik 40 hari sebelum kematian menjemput, seseorang akan mengalami tanda-tanda seperti dibawah ini seperti dikutip dari Eberita.org


Pertama: 40 hari menuju kematian


Tanda-tanda kematian ini juga muncul setelah masuk waktu asar, bagian pusat dari tubuh kita akan berdenyut.


Itu pertanda bahwa daun yang tertulis nama kita dari pohon yang terletak di Arshy Allah SWT.


Telah gugur.

Lalu Malaikat Maut mengambil daun tersebut dan segera membuat persiapan diantaranya mulai mengawasi kita setiap saat.


Dan sesekali Malaikat Maut menampakkan dirinya kepada orang yang akan dicabut Nyawanya dalam wujud manusia, dan seketika itu pula orang itu akan terasa terkejud dan bingung melihat Malaikat Maut.


Walaupun Malaikat Maut wujudnya hanya satu tapi atas izin Allah swt, Dia mampu mencabut Nyawa seseorang dalam waktu yang bersamaan.


Kedua: 7 hari ketika kematian akan datang


Tanda ini muncul setelah masuk waktu asar, tanda-tanda kematian ini hanya diberikan Allah swt Terhadap orang yang diuji Allah dengan Sakit, biasanya orang yang sedang sakit tak berselera makan, tiba-tiba ingin makan.


Ini merupakan isyarat dari Allah bahwa kematian memang benar-benar sudah dekat.


Ketiga: 3 hari, kematian diambang pintu.


Pada suatu saat akan terasa denyutan di tengah dahi kita, yaitu antara dahi kanan dan dahi kiri.


Jika tanda-tanda kematian ini dapat dirasakan maka sebaiknya berpuasalah kita setelah itu.


Supaya perut kita tak mengandung banyak najis, dan ini akan memudahkan orang lain utk memandikan jasad kita.


Setelah itu pula mata hitam kita tak bersinar lagi, dan bagi orang yang sakit, hidungnya perlahan akan masuk ke dalam, ini dapat terlihat jelas kalau dilihat dari sisi tubuh kita. Telinga akan layu dan berangsur-angsur masuk ke dalam.


Tapak kaki tegak berangsur-angsur lurus ke depan dan sukar untuk ditegakkan lagi.


Keempat: Sehari sebelum kematian.


Tanda-tanda kematian ini juga terjadi setelah waktu ashar, kita akan merasakan denyutan di bagian ubun-ubun, ini menandakan kita sudah tak sempat lagi melihat waktu ashar di keesokan harinya.


Kelima: Tanda terakhir, Kematian Menghampirimu.!


Kita akan merasakan sejuk di bagian pusar, lalu turun ke pinggang dan akan terus naik ke bagian halkum.


Pada masa ini hendaknya kita sering beristighfar memohon ampun pada Allah, dan sering-sering membaca syahadat.


Menata hati, memfokuskan fikiran kita hanya kepada satu arah yaitu Allah SWT.


3 Isyarat Kematian Sebelum Malaikat Maut Mencabut Nyawa :


Dikutip dari kabarmakkah.com, dalam kitab Irsyadul Ibad diceritakan bahwa Nabi Ya’qub AS sering bertanya pada Malaikat Maut.


Di antara salah satu pertanyaan itu adalah terkait dengan masalah kematian.


“Aku tahu bahwa tugasmu adalah mencabut Nyawa manusia.


Namun alangkah lebih baik jika engkau memberi isyarat padaku terlebih dulu sebelum menjemput Nyawaku nanti.” kata Nabi Ya'qub.“Baiklah, kelak akan kukirim kepadamu dua atau tiga isyarat.”


Selang beberapa lama, Malaikat Maut datang kembali datang untuk menemui Nabi Ya’qub AS.


Nabi Ya’kub bertanya, “Apa kedatangan Saudara hanya untuk sekedar bertamu seperti biasanya?”


“Tidak, aku mau mencabut Nyawamu.” jawab Malaikat Maut.


“Bukankah dahulu aku pernah berpesan padamu agar mengingatkan aku sebelum kau mencabut Nyawaku?” kata Nabi Ya’qub karena kaget Nyawanya hendak dicabut.


“Sudah aku kirimkan kepadamu isyarat yang kau tunggu-tunggu itu, tak hanya satu bahkan tiga sekaligus: pertama, rambutmu yang sudah banyak memutih;kedua, tubuhmu yang sering melemah; dan ketiga badanmu yang sudah membungkuk. Itulah isyarat yang telah kukirimkan kepada semua manusia sebelum aku mendatangi mereka untuk kucabut Nyawanya,” jawab Malaikat Maut.


Begitulah cara Allah SWT memberikan peringatan kepada seluruh manusia dengan Ajal yang sudah mulai dekat. Karena tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. (QS. al-Anbiya’:35).


Namun, kebanyakan manusia lebih suka pura-pura untuk melupakannya.


Manusia mengakui tiga isyarat kematian tersebut, tetapi mereka sering menyalahinya dengan perbuatannya.


Manusia mengaku sebagai hamba Allah, tetapi kelakukannya terbalik dengan pengakuannya.


Mereka sering berkata Allah-lah yang memberinya rezeki dan mencukupi kebutuhannya.


Namun pikiran dan hati mereka terpenjara dengan keduniawian.


Mereka mengetahui bahwa kematian itu pasti akan menemuinya, namun lihatlah amal dan ibadah mereka.. seolah-olah mereka tidak akan pernah mati dan meninggalkan dunia fana ini.


Betapa banyak manusia yang mengaku dirinya adalah hamba Allah, namun perbuatannya tak sesuai dengan pengakuannya. Karena realitanya banyak diantara mereka yang menjadi hamba uang, hamba dunia, hamba jabatan, dan semisalnya.

Mulutnya sering berucap, “Aku adalah hamba Allah,” namun tangannya masih saja mengambil hak orang lain, mendzalimi dan merugikan orang lain, atau mungkin senang 'menerima' sesuatu yang tidak seharusnya dia terima.


Dengan petunjuk dan rahmat Allah, semoga kita bisa menata kembali kehidupan kita ke jalan yang lebih baik, Jalan yang telah dicontohkan Allah dalam Alquran dan Assunnah, sehingga sisa-sisa umur yang ada bisa kita gunakan dengan sebaik-baiknya.


Dengan semakin bertambahnya usia, semoga semakin bertambah pula ketaatan dan kualitas ibadah kita, bukan malah semakin bertambah dosa-dosa kita kepada-Nya.


Share:

Viral! Nyamar jadi mahasiswa Perwira Polisi Dipukuli Sesama Polisi saat Demo Omnibus Law


 Pertengkaran itu bermula ketika ada seorang mahasiswa yang diamankan oleh polisi berpakaian preman. Ketika itu, ada aparat berseragam melakukan pemukulan ke seseorang yang ternyata seorang perwira. Alhasil, cek-cok sesama anggota pun terjadi.


Di media sosial menjadi viral lantaran juga disebut bahwa seorang mahasiswa yang ditangkap itu sebetulnya seorang aparat kepolisian yang menyamar menjadi mahasiswa.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono membantah bahwa, pertengkaran sesama anggota itu disebabkan adanya penyamaran anggota polisi sebagai mahasiswa saat demo tolak UU Cipta Kerja.


“Terkait video viral dimedsos yang mengatakan bahwa Brimob menyamar sebagai mahasiswa dan ditangkap oleh polisi lalu kena pukul personel Sabhara adalah tidak benar,” kata Awi saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Menurut Awi, seseorang yang diamankan oleh polisi itu adalah benar-benar mahasiswa yang menggelar demo dari Kampus Unbari.


Awi menyatakan, aksi cek-cok sesama anggota polisi berseragam dan berpakaian preman itu lantaran adanya kesalahpahaman saat pelaksanaan di lapangan.

Sabhara yang mau memukul mahasiswa, makanya ada salah paham dikit di lapangan, tapi sudah clear setelah tahu yang bawa mahasiswa adalah Intel Brimob. Sama netizen dibikin narasi macam-macam,” ujar Awi.

Dalam video itu juga terdengar perkelahian lantaran disebabkan adanya seorang perwira yang terpukul. Menurut Awi, hal itu terjadi hanya karena salah paham. “Iya itu makanya salah paham,” klaim Awi.


Namun di sisi lain, Awi memastikan, penangkapan mahasiwa yang demo tolak UU Cipta Kerja di Jambi itu terkait dengan kasus unjuk rasa yang berujung anarkis.

Mahasiswa tersebut ditangkap karena sudah anarkis melawan petugas makanya diamankan,” ucap Awi.


Sumber:OKENEWS

Share:

Senin, 19 Oktober 2020

Rezim Jokowi di Mata Gus Nur: Tidak Ada Baiknya, Jelek, Laknatullah

 

Ustaz Sugi Nur Raharja alias Gus Nur mengungkapkan pendapatnya mengenai rezim pemerintahan Joko Widodo saat ini. Menurut Gus Nur, rezim saat ini jelek dan tidak ada baiknya.


Pernyataan ini dilontarkan Gus Nur kala berdiksusi bersama pakar Hukum dan Tata Negara, Refly Harun yang dilansir dari kanal YouTube Refly, Senin (19/10/2020).

"Kalau Bang Refly tanya bagaimana rezim ini, di mata saya enggak ada baiknya. Jelek. Laknatullah," kata Gus Nur.


Ia menegaskan bahwa pernyataan pedasnya itu akan ia pertanggungjawabkan di hadapan agama dan negara.

"Ini saya loh, saya pertanggungjawabkan di hadapan hukum Allah, di hadapan hukum negara," tegas dia.


Gus Nur mengaku mulanya tak tahu menahu urusan politik di Indonesia. Hingga tiba-tiba ia mendapat sentilan untuk membuka pandangan terkait rezim sekarang ini.



"Saya dulu sama kayak orang, saya enggak ngurus politik. Buta politik. Siapa pun presidennya terserah,"


"Dulu saya hanya sibuk dakwah, cari nafkah keluarga. Sudah. Enggak mau tahu politik. Nah, tiba-tiba lahir rezim seperti ini, ada Abu Janda, Denny Siregar, ada Jokowi, ada Luhur Binsar Pandjairan," sebut Gus Nur.

Gus Nur berpandangan bahwa rezim sekarang banyak dusta dan kebohongan yang ditunjukkan oleh pemerintah secara terang-terangan.

"Di mata saya, tiada hari tanpa bohong. Tiada hari tanpa nipu, rezim ya. Tiada hari tanpa dusta, di depan mata kalau bahasa Jawa istilahnya cetho welo-welo, transparan bohongnya," ujar Gus Nur.


Saat ditanya Refly tentang hal yang paling memprihatinkan mengenai negara saat ini, Gus Nur mengatakan semua hal yang mendasar soal negara memprihatinkan.


"Kita ambil contoh (kebohongan) ya. Itu Kampung Akuarium di Jakarta. Waktu itu (Jokowi) masih Gubernur. waktu itu tandan tangan janji politik, hitam di atas putih dibacakan kontra politik, bahwa itu nda akan digusur. Ternyata setelah jadi (Gubernur) digusur juga," kata Gus Nur.


"Memang negara ini sedang disetting secara agama seperti Andalusia, hancurnya Islam di Spanyol, dibikin sekuler dibikin liberalisme. Secara negara, ya sudah memang dibikin miskin seperti ini," tukas Gus Nur.

Sumber: Suara. com

Share:

Minggu, 18 Oktober 2020

Sudah Dapat Draft Resmi UU Cipta Kerja, Sandiaga Uno: Rakyat akan Dapat Manfaat dari Omnibus Law Ini

 

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta sekaligus politisi Partai Gerindra, Sandiaga Uno memberikan komentarnya terkait kebijakan Omnibus Law UU Cipta Kerja.


Dilansir TribunWow.com dalam acara Hot Indonesia 'tvOne', Minggu (18/10/2020), Sandiaga Uno mengaku sudah menerima draft resmi UU Cipta Kerja.

Karena seperti yang diketahui, sejak disahkan oleh DPR pada Senin (5/10/2020), UU Cipta Kerja terus mendapatkan protes dan penolakan dari masyarakat, khususnya pada buruh dan pekerja.

Mereka mempersoalkan substansi maupun proses dalam penyusunan hingga pengesahan produk hukum dengan kata lain UU Sapu Jagat tersebut.


Sandiaga Uno berharap bahwa pemerintah bersama wakil rakyat di Senayan, yakni DPR, benar-benar melakukan tugasnya dengan baik yang berimplementasi kepada rakyat.


Dalam hal ini adalah menciptakan lapangan kerja bagi calon-calon pekerja di Indonesia.


"Dalam proses ini kita harus memastikan bila kita bicara tentang penciptaan lapangan kerja kita harus bicara tentang rakyat," ujar Sandiaga Uno.

Di antara rakyat ada 64 juta unit UMKM yang terancam, mereka bisa diuntungkan Omnibus Law ini atau menghadapi tantangan lebih besar," imbuhnya.


Sandiaga Uno mengakui bahwa dirinya juga sempat dibuat bingung dengan isi sebenarnya dari UU Cipta Kerja.


Selain karena banyak munculnya hoax terkait UU Cipta Kerja, tetapi dari pihak DPR sendiri belum memberikan draft resmi dan finalnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan juga kepada publik.


Namun ia memastikan setelah menerima draft resminya dan sudah dipahami, UU Cipta Kerja benar akan menciptakan banyak lapangan kerja yang tentunya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.


"Jadi saya akan lanjutkan membacanya karena saya belum selesai karena ada beberapa hari setelah UU ini disahkan kami menerima banyak versi," katanya.


"Tapi akhirnya kami menerima versi resmi beberapa hari yang lalu. Kami melihatnya dan memastikan UU ini dibuat dengan niat baik untuk memastikan terciptanya lapangan kerja dan rakyat akan mendapat manfaat dari UU ini," pungkasnya.

Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin baru saja melakukan konferensi pers terkait Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja yang kini menjadi perhatian masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Azis Syamsuddin menanggapi soal adanya tiga versi draf UU Cipta Kerja yang beredar di masyarakat.


Ada versi draf UU Cipta Kerja sebanyak 1.032 halaman, 907 halaman, dan 812 halaman. Dikutip TribunWow.com dari channel YouTube Kompas TV pada Selasa (13/10/2020), Azis bersumpah bahwa adanya perbedaan versi halaman itu bukan karena ada pasal selundupan dari pihak tertentu.


"Saya jamin sesuai sumpah jabatan saya, dan rekan-rekan ada di sini, tentu kami tidak berani dan tidak akan menyelundupkan pasal, itu saya jamin dulu sesuai dengan sumpah jabatan kami."


"Karena itu merupakan tindakan pidana soal penyelundupan pasal," tegas Azis.


Soal adanya 1.032 halaman draf UU Cipta Kerja itu hanyalah rumor.


"Kemarin ada 1.032 halaman sekarang 812 halaman tadi saya sampaikan 1.032 halaman itu kan rumor yang berkembang," ungkapnya.

Azis menjelaskan, draf UU Cipta Kerja yang akan diberikan ke pemerintah harus diketik dallam format legal paper.


"Pada saat pengetikan draf final untuk menjadi lampiran sesuai ketentuan undang-undang nomor 2 tahun 2011 yang akan dikirim ke pemerintah itu harus menggunakan legal paper secara resmi," kata Azis.


Sedangkan sebelumnya, bagian Kesekjenan menulis draf itu dalam format kertas bukan legal papper.


Sehingga, draf UU Cipta Kerja bisa mencapai 1.032 halaman.


"Sehingga pengetikannya ada di pihak kesekjenan, sekjen kenapa menyampaikan 1.032."


"Ini masih draft kasar diketik bukan sebagai legal papernya kemudian berkembang setelah dilakukan netting, pengetikan, koma, garis-garis tidak diatur kembali," jelasnya.


Politisi Golkar ini menerangkan, draf awal yang ditulis Sekjen itu berubah menjadi 812 halaman ketika diformat sesuai legal paper.


Dari 812 halaman, 488 di antaranya adalah undang-undang dan sisanya penjelasan.


"Sehingga setelah dilakukan editing secara legal drafter, setelah dinet bapak Sekjen dan kawan-kawan, jumlahnya adalah 812 halaman termasuk penjelasan."


"Undang-undang secara resmi hanya 488 halaman, plus penjelasan menjadi 812 halaman yang merupakan bagian lampiran," kata dia. 

Share:

Deklarator KAMI Duga Dalang Kerusuhan UU Ciptaker Ada di Istana, Ini Orangnya

 

JAKARTA – Salah satu deklarator Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) menduga pihak intelijen pemerintahan Joko Widodo telah memasuki area instabilitas sosial.


Delkarator dan Komite politik KAMI, Gde Siriana Yusuf mengatakan, indikasi bahwa inteiljen telah bermainan merekayasa sebab sangatlah kuat.

Kata Siriana Jokowi telah masuk dalam perangkap instabilitas sosial dan kerusuhan konstitusi.


“Sobat, intelijen itu tak bermain di akibat, tapi bermain merekayasa sebab. Pemerintahaan Jokowi sudah masuk dalam perangkap instabilitas sosial dan kerusuhan konstitusi,” seperti dicuitkan dalam laman Twitternya, Minggu (18/10).


Lebih lanjut, Siriana mengatakan pengesahan omnibus law undang undang Cipta Kerja di tengah pandemi covid-19 adalah salah satu buktinya.


Bahkan Siriana menduga hal inilah yang menjadi sebab utama terjadinya kerusuhan sosial akhir-akhir ini.


“Sebabnya ya pengesahan UU Omnibuslaw di zaman lockdown se dunia. Siapa inisiator nya? Dialah dalang kerusuhan,” pungkasnya.



(sta/rmol/pojoksatu)

Share:

Sabtu, 17 Oktober 2020

BOCOR Terungkap Alasan Sebenarnya Jokowi Tinggalkan Istana Saat Demo UU Cipta Kerja

 Bukan menghindar, penyebab Presiden Jokowi tak di Istana Negara saat demo UU Cipta Kerja Omnibus Law.


Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi beraktivitas seharian di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/10/2020).

Diketahui, Jumat ini, para mahasiswa menggelar unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law di sekitar Istana Negara, Jakarta.

Namun, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menegaskan bahwa Presiden Jokowi bekerja dari Istana Bogor bukan untuk menghindari unjuk rasa.


"Enggak, bukan karena demo," kata Heru kepada Kompas.com, Jumat siang.


Heru menegaskan bahwa setiap menjelang akhir pekan, Presiden Joko Widodo memang tak selalu bekerja dari Istana Kepresidenan, Jakarta.


Kepala Negara juga kerap kali memilih melakukan kegiatannya dari Istana Bogor.


"Biasanya setiap Kamis atau Jumat di Bogor," kata dia.

Heru mencontohkan pada Senin dan Selasa lalu Presiden Jokowi juga bekerja dari Istana Jakarta.


Padahal, saat itu juga ada demo menolak UU Cipta Kerja di sekitar Istana.


Heru menambahkan, Presiden Jokowi hari ini dijadwalkan menerima sejumlah tamu dan menteri di Istana Bogor.


Namun, ia enggan menyebutkan tamu dan menteri yang akan bertemu Kepala Negara karena agendanya bersifat internal.


"Agendanya intern, tapi kerja, ada menerima beberapa tamu dan menteri," kata Heru.


Sementara itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) melakukan aksi unjuk rasa kembali pada Jumat siang ini.

Kepolisian sudah memasang kawat berduri di sekitar Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, untuk mengantisipasi rencana aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja.


Koordinator Pusat BEM SI Remy Hastian mengatakan, aksi dilakukan pada pukul 13.00 WIB di Istana Negara.


Remy mengatakan, BEM SI tetap mendesak Presiden Jokowi untuk mengeluarkan perppu untuk mencabut UU Cipta Kerja yang telah disahkan.


UU itu mendapat sorotan karena memuat aturan yang bisa merugikan pekerja hingga merusak lingkungan.


BEM SI terakhir melakukan aksi pada 8 Oktober lalu. Namun, akhirnya aksi yang turut diikuti oleh para buruh itu berujung rusuh.

Saat itu, Presiden Jokowi lebih memilih melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Timur.


Kepala Negara baru memberi tanggapan soal aksi unjuk rasa keesokan harinya.


Presiden Jokowi menyebut, aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja disebabkan oleh hoaks dan disinformasi.


Ia juga meminta pihak yang berkeberatan dengan UU itu menggugat ke MK.


Utus staf


Presiden Jokowi mengutus salah satu staf khususnya, Aminuddin Ma'ruf untuk menemui para mahasiswa yang tengah berunjuk rasa.

"Saya diminta oleh Presiden untuk menemui adik-adik mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya," kata Aminuddin kepada Kompas.com, Jumat (16/10/2020).


Aminuddin mengaku sudah mendengar langsung tuntutan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia itu.


Pada intinya, para mahasiswa menolak UU Cipta Kerja dan menuntut Presiden Jokowi mencabut UU tersebut dengan menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu).


Sebab, banyak aturan bermasalah yang merugikan hak pekerja.


"Pernyataan sikap dari temen-temen BEM SI akan saya sampaikan ke Presiden tidak kurang dan tidak lebih. Semuanya terkait UU cipta kerja," kata Aminuddin.

Adapun Presiden Jokowi hari ini tidak berada di Istana Negara yang menjadi lokasi unjuk rasa.

Presiden lebih memilih berkantor di Istana Bogor.

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga sudah sempat menanggapi aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja ini.

Kepala Negara menyebut aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja disebabkan oleh hoaks dan disinformasi.

Ia juga meminta pihak yang keberatan dengan UU itu menggugat ke Mahkamah Konstitusi.

Namun, Jokowi sama sekali tidak menyinggung soal tuntutan mahasiswa dan buruh untuk menerbitkan perppu dan mencabut UU Cipta Kerja.(*)


Share:

Siswa SMK Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Ibunda Pingsan

 

Pernikahan siswa SMK Negeri 1 Gerung Lombok Barat, Ahmad Rizal dengan dua wanita sekaligus membuat ibundanya, Nurminah (35) sempat pingsan.


Dua wanita yang dinikahi Rizal sama-sama masih duduk di bangku SMA. Istri pertama Rizal bernama Fitriani dan istri keduanya bernama Maryani.

Fitriani merupakan siswi kelas 2 di salah satu SMAN di Kecamatan Lingsar. Sedangkan Mariani duduk di bangku kelas 2 Madrasah Aliyah Darul Qur’an di Desa Telage Lebur, Kecamatan Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat.


Rizal menikahi 2 pelajar SMA itu dalam rentang waktu kurang dari sebulan.


Rizal menikah dengan Fitriani pada Kamis 17 September 2020. Tak cukup sebulan, Rizal menikahi dengan Mariani pada Senin, 12 Oktober 2020.


Ibunda Rizal, Nurminah mengaku hanya tahu Rizal menjalin kasih dengan Mariani. Dia tidak tahu anak sulungnya itu juga menjalin kasih dengan perempuan lain, yaitu Fitriana.

“Saya tak kuasa dan sempat pingsan. Bagaimana tidak pingsan, anak saya masih sekolah dan bawa istri dua sekaligus,” ucap Nurminah, seperti dilansir Kumparan.



Menurut Nurminah, Rizal sudah lama pacaran dengan Mariani, sekitar tiga tahun.


Ia sempat heran ketika Rizal membawa Fitriani dan meminta nikah. Padahal, Rizal pacaran dengan Mariani.


Nurminah juga menegaskan, pernikahan ini terjadi bukan karena persoalan hamil di luar nikah.


Nurminah berharap agar anaknya tak putus sekolah meski sudah menikah. Bagaimanapun caranya, kata dia, anaknya harus melanjutkan pendidikannya bahkan sampai bangku kuliah.


“Bagaimanapun harus tetap sekolah. Mudah-mudahan saja pihak sekolahnya memberikan kelonggaran agar anak saya tetap bisa sekolah. Walaupun sudah beristri dua,” tutur Nurminah.


Sementara itu, Rizal dan kedua istrinya, Mariani dan Fitriani, enggan berkomentar terkait kisah asmara segitiga itu.


Sedangkan foto yang beredar menunjukkan pesta pernikahan Rizal dengan istri Mariani pada

10 Oktober. Istri pertama Rizal, Fitriani juga turut duduk di kursi pelaminan. 

Share: