Sabtu, 03 April 2021

Hati-hati 8 Tanaman yang Sering di Pekarangan Rumah Ini Ternyata Beracun


 Meski tampak cantik dan kerap menjadi tanaman hias di halaman rumah atau pinggir jalan, ternyata beberapa jenis tanaman mengandung racun yang berbahaya.



 

Jika Anda memiliki anak kecil atau hewan peliharaan seperti kucing dan anjing, akses terhadap tanaman-tanaman ini dapat membahayakan mereka. Bagaimana tidak, anak-anak khususnya balita memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan terus tergoda untuk memasukkan berbagai benda ke dalam mulut mereka.


Begitu banyak tanaman yang setidaknya sedikit beracun, yang berarti bahwa tanaman tersebut paling banyak membuat sakit perut jika Anda memakannya terlalu banyak. Namun, demi keamanan pekarangan, sebaiknya pelajari tentang beberapa tanaman paling beracun yang mungkin Anda temui.


Ini adalah tanaman yang cukup beracun untuk mematikan atau menyebabkan masalah kesehatan yang serius jika dimakan dalam jumlah yang cukup.


Dilansir dari The Spruce, Jumat (1/4/2021), berikut beberapa jenis tanaman yang beracun bagi anak-anak.


1. Pokeweed

Semua bagian dari tanaman Pokeweed (Phytolacca americana) berpotensi mematikan dan dianggap beracun.

Alasan mengapa tanaman pokeweed sering muncul di pekarangan rumah adalah karena burung liar memakan buah beri, kemudian mereka menyimpan bijinya, yang dapat bertunas di tepi taman atau di beberapa area lanskap yang terabaikan.


Jika Anda mencoba menyingkirkan pokeweed, ketahuilah bahwa ia memiliki akar tunggang yang dalam dan panjang. 


Anda harus menggali akar tunggang ini seluruhnya untuk membasmi tanaman. Agar tanaman baru tidak tumbuh dari biji, buang dan buang semua buah beri yang dihasilkan.


2. Doll's eye

Seperti pokeweed, Actaea pachypoda atau doll's eye alias white banberry memiliki batang berwarna merah muda kemerahan. Semua bagian tanaman ini beracun jika Anda memakannya dalam jumlah yang cukup banyak.


Buah tanaman ini yang menyerupai beri kerap menarik perhatian. Namun, ingat bahwa buah tersebut beracun, bahkan kontak dengan daunnya saja bisa menyebabkan ruam kulit.

Namun, untungnya tanaman ini hampir jarang muncul di pekarangan rumah, karena tanaman ini lebih banyak hidup di hutan.

3. Bittersweet nigtshade

Tanaman ini dikenal beracun, namun sering dijumpai di pekarangan rumah. Burung liar memakan buah beri dan menyebarkan benih di sekitar kotorannya.


Anak-anak tergoda untuk makan buah tanaman bernama ilmiah Solanum dulcamara ini karena sangat cantik, menampilkan banyak warna berbeda sekaligus.


Buahnya yang menyerupai beri ini berubah warna saat matang, yakni hijau di awal, lalu kuning, jingga, dan terakhir, merah.

4. Brugmansia atau bunga terompet
Tanaman bunga terompet ini memiliki keharuman yang memikat. Akan tetapi, semua bagian tanaman tropis ini bisa sangat beracun jika dimakan dalam jumlah banyak.

Bahkan jumlah yang lebih kecil dimakan oleh anak-anak dapat membuat mereka sakit.

Sayangnya, peringatan toksisitas lebih dari sekadar memastikan tidak ada yang menelan tanaman. Memotong daun atau cabang tanaman terompet dapat menyebabkan keluarnya getah.

Beberapa orang mengalami masalah kesehatan ketika getah ini hanya bersentuhan dengan kulit mereka, dan reaksi yang lebih parah jika getah mengenai mata mereka. Saat memangkas Brugmansia, kenakan sarung tangan, lengan panjang, dan kacamata.


5. Oleander atau bunga jepun

Semua bagian tanaman oleander (Nerium oleander) dapat menyebabkan kematian jika dimakan dalam jumlah yang cukup.


Seolah-olah itu belum cukup buruk, kontak dengan dedaunan tanaman dapat menyebabkan ruam.


Sementara kacang jarak dan terompet malaikat adalah tanaman hutan di alam liar, oleander lebih sering merupakan tanaman gurun.


Meskipun demikian, tanaman dengan bunga cantik ini juga seringkali ditemukan sebagai tanaman hias di pekarangan rumah.


6. Wolfsbane atau helm setan

Aconitum dikenal pula dengan nama monkshood, wolfsbane, atau helm setan. Wolfsbane adalah salah satu tanaman paling beracun.


Semua bagian tanaman beracun, dengan akarnya yang dianggap sangat mematikan. Penyebabnya adalah alkaloid, aconitine, dan aconite (nama yang diambil dari nama genusnya, Aconitum).


Keracunan akibat tanaman ini bisa bermula dari kontak dengan kulit. Tanaman wolfsbane masih sekeluarga dengan delphinia, yang juga beracun


7. Chinese lantern atau lentera China

Buah indah dari tanaman lentera China (Physalis alkekengi) adalah sumber godaan lain bagi anak-anak yang penasaran yang mungkin ingin mencobanya. Buah di dalam polong, jika belum matang, beracun.


Tetapi pecinta kerajinan, khususnya, tergoda untuk menanamnya karena polongnya terlihat bagus di karangan bunga. Namun, kelemahan lainnya adalah sulitnya menyingkirkan tanaman lentera China yang bersifat invasif.


8. Foxglove

Foxglove (Digitalis purpurea) adalah tanaman yang kerap menjadi hiasan pekarangan rumah. Tukang kebun sudah lama menyukai keindahan tanaman megah ini meski menelannya bisa berakibat fatal.


Ini adalah kasus lain di mana tanaman dapat menjadi obat dan beracun secara bersamaan. Semua bagiannya beracun.


Ada kasus anak-anak jatuh sakit karena mengisap bunga, memakan bijinya, atau menggigit daunnya. Namun, digitalis yang berasal dari tumbuhan juga digunakan untuk mengobati kondisi jantung.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar